Rabu, 23 Februari 2011 | 20:55 WIB
Semburan Lumpur, Warga Tolitoli Diminta Tak Panik
PALU, KOMPAS.com - Masyarakat sekitar semburan lumpur panas di Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, diminta tidak panik, karena dugaan sementara semburan itu hanya gejala alam biasa.
"Pengamatan awal kami, ini gejala alamiah. Kami menduga secara geologis ada rangkaiannya dengan beberapa titik air panas di daerah ini. Makanya masyarakat kami minta tidak perlu panik," kata Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Sumber Daya Mineral, Tolitoli, Budi Katiandago, Rabu (23/2/2011) petang.
Menurut Budi, sekitar dua kilometer dari pusat semburan saat ini terdapat titik air panas yang terus mengeluarkan air jauh sebelum masyarakat menemukan lubang semburan lumpur di Dusun Betengon tersebut.
Bahkan, air panas tidak saja berada di desa itu tetapi beberapa desa lainnya di kecamatan tetangga seperti Luok Manipi dan daerah Dampal Selatan juga terdapat titik air panas.
"Tetapi belum ada penelitian ilmiah hubungan air panas tersebut dengan semburan lumpur saat ini," katanya.
Inventarisasi potensi air panas tersebut sudah lama dilakukan hanya saja belum melalui penelitian mendalam.
Pengamatan awal yang dia lakukan akan ditindaklanjuti dengan melalui dan melibatkan ahli di bidangnya.
Budi belum bisa memastikan apakah lubang semburan tersebut akan meluas atau tidak, sebab pengamatan yang dilakukan hanya pengamatan di permukaan saja.
"Lebih lanjut nanti akan kami laporkan ke Kementerian ESDM (Energi Sumber Daya Mineral) di Jakarta," katanya.
Budi berharap Kementerian ESDM bisa melakukan penelitian secara terpadu tentang gejala alam di daerah penghasil cengkeh dan kakao tersebut. (http://regional.kompas.com)



