News Ticker

Sabtu, 06 Maret 2010

Aksi Solidaritas, HMI Tolitoli Demo Polres

Sabtu, 6 Maret 2010

Aksi Solidaritas, HMI Tolitoli Demo Polres


TOLITOLI – Imbas dari pengrusakan Sekretariat Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) di Makassar Timur Rabu (3/3) lalu, yang diduga dilakukan oleh oknum anggota Densus 88, akhirnya menyulut reaksi HMI di Kabupaten Tolitoli.

Sebagai bentuk dukungan dan rasa peduli, untuk mengecam pengrusakan dan tindak kekerasan tersebut, puluhan mahasiswa yang tergabung dalam HMI, Jum’at kemarin berdemo di kantor Polres Tolitoli.

Kedatangan puluhan mahasiswa untuk menyampaikan kecaman dan mendesak Polres Tolitoli mengeluarkan desakan dalam bentuk surat tertulis kepada Mabes Polri.

Rekomendasi sifatnya mendesak Mabes supaya oknum polisi pelaku pengrusakan dipecat dari jabatannya. Karena kejadian itu dianggap mencederai institusi kepolisian.

“Kami minta kepada Kapolres Tolitoli untuk segera mengeluarkan peryataan tertulis, yang intinya mendesak Mabes Polri untuk memecat oknum polisi yang merusak kantor HMI di Makassar. Apa yang dilakukan oleh oknum polisi tidak mencerminkan sikap profesionalisme,” teriak korlap aksi, Rian Virvian saat berorasi di halaman kantor Polres Tolitoli, kemarin.

Dalam pernyataan sikapnya, mahasiswa menyatakan dua hal penting yang mereka sampaikan untuk diteruskan ke Mabes. Yang pertama, mengutuk keras tindakan aparat kepolisian Makassar Timur terkait penyerangan sekretariat HMI. Kemudian mahasiswa meminta kepada pihak kepolisian dalam wilayah hukum Polres Tolitoli, agar dapat menindak tegas anggotanya, apabila ada anggotanya yang terbukti melakukan tindakan melanggar kode etik kepolisian.

Mendengar pernyataan tersebut, Kabag OPS Polres Tolitoli, Kompol Pribadi Sembiring Sik berjanji akan memenuhi permintaan mahasiswa. Namun khusus untuk permintaan agar Polres Tolitoli mengeluarkan rekomendasi mendesak Mabes Polri, pihaknya menyatakan hal tersebut secara kelembagaan tidak dibenarkan.

“Kalau untuk menindak tegas aparat yang lalai, terima kasih telah menyampaikan keinginan itu. Kami berjanji akan merealisasikannya. Dan kami sarankan untuk mendesak Mabes sebaiknya adik mahasiswa menyampaikan aspirasi tersebut melalui DPRD,” katanya.

Usai menggelar aksi di Kantor Polres, mahasiswa akhirnya mendatangi kantor DPRD untuk menyampaikan keinginan tersebut. Di kantor DPRD, mahasiswa diterima langsung oleh ketua Komisi A, Yamin Yunus SE. Di hadapan anggota dewan, mahasiswa mendesak lembaga perwakilan rakyat tersebut untuk segera mengeluarkan rekomendasi menyangkut tuntutan mereka. (radarsulteng | yus)