Selasa, 9 Februari 2010
Temukan Mayat, Warga Nopi (Tolitoli) Geger
TOLITOLI - Sekitar pukul 16.30 Senin kemarin (8/2), warga Kelurahan Nalu khususnya BTN Nopi, tiba-tiba digegerkan dengan ditemukannya sesosok mayat seorang pria. Jarak penemuannya tidak terlalu jauh dari pemukiman. Mayat dalam kondisi mengenaskan itu, ditemukan pertama kali oleh Fatta (50) warga Desa Tambun dalam posisi tertelungkup, yang hampir seluruh tubuhnya dipenuhi belatung.
Berdasarkan keterangan Fatta dilokasi TKP, pertama kali menemukan mayat dengan tinggi sekitar 150 cm tersebut, berawal saat dirinya bermaksud membersihkan kebun miliknya. Kemudian ia mencium bau tak sedap. Penasaran dengan bau tersebut, kemudian ia mencari sumber bau itu. Di luar dugaannya, ternyata bau busuk yang menyengat tersebut menurut Fattah adalah bau bangkai manusia.
"Awalnya saya menyangka bau busuk, adalah bau sapi saya yang mati. Tapi saat saya menuju ke tempat dimana sapi saya, biasa saya ikat ternyata bukan, melainkan bau mayat manusia," ujar Fatta.
Panik dengan penemuan mayat tersebut, Fattah pun akhirnya mengurungkan niat untuk membersihkan kebunnya. Ia bergegas melaporkan hal tersebut kepada salah seorang anggota polisi yang dikenalnya.
"Saat itu juga saya langsung melaporkan penemuan mayat ke pak Umar yang kebetulan anggota polisi yang saya kenal," ujar Fatta lagi.
Dari hasil olah TKP yang dilakukan oleh aparat kepolisian Polres Tolitoli, untuk kesimpulan sementara diduga mayat tersebut tewas akibat bunuh diri. Karena bagian leher korban ditemukan seutas tali yang melilit. Apalagi di sekitar itu terapat sebuah pohon yang berada tepat di atas mayat saat ditemukan.
Selain seutas tali, di sekitar mayat korban juga ditemukan secarik kertas yang bertuliskan sejumlah nomor HP, yang kemudian diamankan polisi untuk dijadikan bahan untuk mengembangkan kasus tersebut. Awalnya polisi juga kesulitan mengetahui identitas korban.
Bahkan untuk mencari tahu identitas korban tersebut polisi sempat memanggil lurah untuk mencari infromasi warganya yang hilang, namun tidak berhasil.
Namun tak lama berselang setelah mayat tersebut dievakuasi, akhirnya aparat kepolisian berhasil menemukan identitas korban yang ternyata bernama Anstri (25) warga Desa Sandana.
"Satu bulan terakhir ini, berdasarkan keterangan dan informasi yang kami dapatkan, korban yang masih berusia 25 tahun ini menetap di Desa Sandana Kecamatan Galang," terang Kasat Reskrim Polres Tolitoli kepada Radar Sulteng saat dikonfirmasi melalui HP-nya Senin kemarin. (radarsulteng/ yus)
Selasa, 09 Februari 2010
Temukan Mayat, Warga Nopi (Tolitoli) Geger
Diposkan oleh tolitoli di 01:21
Label: Bunuh Diri, tolitoli



