Selasa, 1 Desember 2009
Guru di Buol akan Dihadapkan Berbagai Masalah
BUOL - Dalam rangka memperingati hari guru nasional dan hari ulang tahun Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) yang ke 64 tahun 2009, kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Buol H Abdillah I Bandung, S.Sos belum lama ini melepas secara resmi pawai akbar yang diikuti ribuan guru se Kabupaten Buol dan disaksikan ketua PGRI Buol Yudit Tarakuku dan tokoh-tokoh masyarakat.
Pawai tersebut mengambil star dari lapangan Syarif Mansyur Leok, menuju Kelurahan Buol dan berakhir di lapangan Desa Lamadong I Kecamatan Momunu.
Pawai PGRI kali ini berjalan tertib dan aman serta mendapat pengawalan ketat dari kepolisian, setiap kendaraan roda dua diberikan imbauan agar menaati dan memahami tentang aturan lalulintas di jalan seperti memakai helm standar dan menyalakan lampu pada siang hari guna menghindari kecelakaan.
Kadis Dikpora Buol Abdillah I Bandung, mengatakan, rasa terima kasihnya atas partisipasi dan persatuan guru dalam melakukan setiap kegiatan guna memperingati dan mengenang kembali jasa-jasa guru yang telah menegakkan suplemasi pendidikan di daerah ini. ”Saya yakin semua guru mampu melanjutkan perjuangan untuk mendidik anak-anak negeri menjadi generasi yang berwawasan dan bermoral,” ungkap kadis
Kata Kadis, guru merupakan contoh ditengah-tengah masyarakat yang dapat memberikan pemikiran yang sehat serta lebih mengedepankan kepentingan pendidikan, baik di sekolah masing-masing maupun di masyarakat, dimana kedepan guru akan banyak dihadapkan dengan berbagai masalah pendidikan, terutama persaingan teknologi. Oleh karena itu melalui momentum peringatan HUT PGRI, rasa persatuan dan kebersamaan tetap dijalankan dengan baik serta berkesinambungan.
Kadis juga memberikan bantuan dana segar secara simbolis kepada ketua PGRI Yudit Tarakuku dan disaksikan semua peserta pawai. Dana tersebut digunakan untuk membantu proses palaksanaan kegiatan HUT PGRI.(radarsulteng/ cr3)
Selasa, 01 Desember 2009
Guru di Buol akan Dihadapkan Berbagai Masalah
Diposkan oleh tolitoli di 02:00
Label: buol, pendidikan



