News Ticker

Kamis, 26 November 2009

Peda KTNA di Buol akan Diikuti 415 Peserta

Kamis, 26 November 2009

Peda KTNA di Buol akan Diikuti 415 Peserta


BUOL - Panitia pelaksana Pekan Daerah (Peda) Kontak Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) tingkat Provinsi Sulteng ke VI terus mematangkan persiapan. Panitia lokal, Selasa (24/11), menggelar rapat persiapan dan pematangan kegiatan.

Rapat yang dipimpin langsung Wakil Bupati Buol, Ramli Kadadia SE, harus mengumpulkan semua panitia pelaksana, pimpinan SKPD, para Camat yang wilayahnya dijadikan sebagai sentra kegiatan, yaitu Camat Lipunoto dan Camat Momunu, serta para Kades dan Lurah.

Pada kesempatan itu, Wabup Ramli Kadadia menegaskan agar seluruh panitia yang didukung segenap masyarakat Buol agar menyukseskan kegiatan tingkat provinsi itu. “Kita harus bertekad agar kegiatan Peda KTNA ini sukses,“ tegas Ramli Kadadia, dalam rapat tersebut.

Berangkat dari tekad tersebut, pemerintah Kabupaten Buol, kata Ramli, membahas setiap detail pelaksanaan kegiatan. Misalnya bidang akomodasi dan transportasi, penginapan para peserta, lokasi pertandingan, dan tempat pameran.

Dari paparan panitia, telah menyatakan kesiapannya, tinggal pematangan terhitung sejak rapat itu. Bahkan jumlah peserta yang berasal dari sepuluh kabupaten dan satu kota di Sulteng telah mengirim data dan jumlah peserta. “Ada sekitar 415 peserta yang akan berpartisipasi dalam Peda KTNA Sulteng ke enam ini. Beberapa kabupaten dan kota telah mengirim data dan jumlah pesertanya kepada kami,“ ungkap Ketua Panpel, Syarifudin Tarakal SPt, dalam rapat itu.

Secara rinci para peserta yang akan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut dipaparkan Syarifudin, yakni Kabupaten Parimo 100 orang, Donggala 60, Bangkep 35, Touna 50, Banggai 50, Morowali 40, Sigi 50, Poso 50, Tolitoli 50 peserta, dan kota Palu 70 peserta.

Panpel juga telah menyiapkan penginapan dan rumah untuk ditempati para peserta sebagai Posko utama. Penginapannya pun diupayakan berdekatan dengan sentra kegiatan. Sehingga para peserta dapat mengikuti semua lomba dari awal hingga akhir dengan nyaman dan semangat. Termasuk pula panpel membahas masalah menu, dimana panpel menyatakan akan mengatur menu peserta yang berstandar gizi. “Untuk penginapan dan rumah peserta telah kami siapkan yang sangat layak, dan begitu pula dengan masalah menu makanan peserta, panpel telah mengaturnya sesuai dengan standar gizi,“ jelas Syarifudin.(radarsulteng/ mch)